Liputan khusus, Perlunya Regulasi Kapasitas Angkut Truk Pengangkut Tebu

SeringNews-Pati,Jateng. Dalam bulan - bulan ini sedang ramai - ramainya Petani Tebu di Kabupaten Pati dan sekitarnya panen raya, tidak heran jika sepanjang jalan raya pati trangkil kerap macet begitu juga di jalan tayu antara desa ngemplak lor sampai desa pakis kecamatan Tayu. Ratusan Truk pengangkut tebu berjajar antre untuk segera membongkar muatannya. Kemacetan terparah tercatat di kawasan pertigaan kajar trangkil, disini truk -truk dari tiga arah bertemu. Kemacetan terjadi di jam pulang kerja antara jam 16.00 sampai dengan 18.00.
Liputan kami kali ini akan mengupas tentang laikkah truk - truk ini dan seputar batas muat atau kapasitas angkut. Seperti kita ketahui bersama, batas angkut truk - truk ini melebihi batas muatan yang dapat di muat, dan lebih ironis lagi ada penambahan sekitar satu meter dari batas bak truk. Ini tentu sangat berbahaya bagi pengguna jalan yang lain, penulis sendiri sering merasa miris jika berpapasan dengan truk pengangkut tebu. Maka dalam hal ini kami menghimbau pihak - pihak terkait untuk membatasi dan mengawasi batas tonase dari truk - truk tersebut sebelum ada korban jiwa lebih lanjut.
Perlu diketahui pula bahwa pabrik gula di pati ada dua, yaitu Pabrik Gula (PG) Trangkil di kelola oleh Kebon Agung (KA) dan satunya PG. Pakis Bari yang dikelola oleh PT. Laju Perdana dibahwah payung IndoAgri punyanya Salim Group.
Previous
Next Post »

Syarat memberi komentar :
1. Dilarang SPAM
2. Komentar harus sopan
3. Dilarang menaruh link hidup dan iklan dalam komentar ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment