Bagi Lansia Hindari Makanan Bergula Tinggi Selama Puasa Ramadan

SERINGramadhan - Makanan manis cenderung lebih banyak dikonsumsi pada saat berpuasa. Hal ini yang menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh terlalu tinggi atau Hiperglikemia

Kurangnya cairan dalam tubuh menyebabkan Dehidrasi. Ini akan membuat darah mengental dan menyumbat pembuluh darah. Keadaan ini disebut Trombosis. Akibatnya gula darah dalam tubuh bisa tidak terkontrol atau Ketoasidosis.

Pakar Geriatri (lanjut usia) dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Dr. Purwita, Sp.PD-KGer mengatakan, lansia yang berpuasa tidak akan mengalami fungsi ginjal selama asupan cairannya terpenuhi. Bahkan dengan berpuasa, kadar kolesterol total, LDL, Trigliserida, dan asam urat akan mengalami penurunan.

"Lansia yang menderita Diabetes Mellitus harus memperhatikan tiga hal yaitu memperhatikan pola makan, minum obat secara teratur, dan juga berolahraga," ujar Purwita yang ditemui Media Indonesia baru-baru ini. 

Lansia harus selektif saat menentukan makanan yang dikonsumsi seperti memperhatikan kalori dalam tiap jenis makanan. Pembagian porsi makan saat maghrib hingga sahur juga harus diatur yaitu saat sahur sebesar 50%, saat berbuka atau pada waktu magrib 40% dan setelah shalat Tarawih 10% dari total kebutuhan kalori per hari. 
9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.
Previous
Next Post »

Syarat memberi komentar :
1. Dilarang SPAM
2. Komentar harus sopan
3. Dilarang menaruh link hidup dan iklan dalam komentar ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment