-

Mengetahui Perbedaan dari Kopi Luwak dengan Kopi Biasa

Mengetahui Perbedaan dari Kopi Luwak dengan Kopi Biasa

Kopi merupakan salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Kopi memiliki rasa yang nikmat dan memiliki banyak manfaat. Sebagai orang Indonesia kita wajib bangga dengan minuman kopi ini, karena kopi ternikmat dan termahal di dunia berasal dari Indonesia yaitu kopi luwak.

Kopi luwak ini secara kasat mata memang tidak terlihat perbedaannya dengan kopi biasanya. Namun, terdapat beberapa poin yang membedakan kopi luwak ini dengan kopi biasa. Berikut adalah ulasan mengenai perbedaan kopi luwak dan kopi biasa yang wajib Anda ketahui.

Perbedaan dari Kopi Luwak dengan Kopi Biasa
Cita Rasa
Kopi luwak ini memiliki tampilan warna yang sama dengan kopi biasanya yaitu hitam kecoklatan. Perbedaan dari kopi luwak dan kopi biasa hanya terletak pada aroma dan rasa. Kopi luwak memiliki rasa yang halus, tidak ada rasa getir dan memiliki rasa sedikit asam buah yang menyegarkan.

Kopi luwak Indonesia kebanyakan memiliki rasa fruity yang unik. Biji kopi  tiap daerah telah memiliki karakter rasa yang berbeda-beda. Rasa fruity yang kuat ini disebabkan karena proses fermentasi alami di perut luwak. Selain itu, kopi luwak ini memiliki aroma yang lebih harum dan lebih kuat.

Kandungan Zat pada Kopi
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, tidak terdapat perbedaan dari jenis zat yang terkandung pada biji kopi luwak dengan biji kopi biasa. Perbedaannya hanya terletak pada kadar zat yang terkandung di dalamnya.
Kadar kafein yang terkandung pada biji kopi luwak robusta sebesar 1,77% dan luwak arabika 1,74%, sedangkan pada kopi biasa robusta 1,91% dan arabika kopi biasa 1,85%.
Kadar protein yang terkandung pada biji kopi luwak robusta 16,23% dan luwak arabika 14,84%, sedangkan pada kopi biasa robusta 18,34% dan arabika 16,72%.
Kadar lemak yang terdapat pada biji kopi luwak robusta 18,45% dan luwak arabika 19,76%, sedangkan pada kopi biasa robusta 16,41% dan arabika 17,37%.

Setelah mengetahui perbedaan yang terdapat pada kopi luwak dan kopi biasa, ada baiknya Anda mengetahui tips agar bisa ngopi tanpa adanya gangguan asam lambung untuk Anda yang memiliki keluhan maag. Berikut merupakan ulasan mengenai tips dalam ngopi untuk Anda seorang penderita maag.
Meminum kopi sesekali saja tidak menjadikannya sebagai kebutuhan, baik kopi hitam maupun kopi campuran. 
Memilih jenis kopi yang sesuai yaitu kopi arabika. Kopi arabika ini memiliki proses pra panen hingga pasca panen (roasting)nya cukup teliti dan spesial.
Anda bisa mendapatkan kopi arabika ini di cafe-cafe. Penyeduhan kopi di cafe mampu membuat perut lebih bersahabat.
Menyeduh kopi hitam dengan air yang mendidih tidak mengunakan air gallon yang tidak mendidih walaupun air tersebut panas. Karena jika menyeduh kopi tidak menggunakan air yang mendidih bisa menyebabkan perut mual dan kembung.
Jangan mengonsumsi kopi dalam keadaan dingin. Minumlah kopi dalam keadaan panas atau minimal ketika kopi masih hangat. 
Sebaiknya mengonsumsi kopi ketika Anda sudah makan. Misalnya sarapan terlebih dahulu sekitar 1-2 jam makan.
Saat menyeduh kopi, sebaiknya kopi dan gula sedikit diulek menggunakan sendik. Ketika kopi dan gula sudah di dalam cangkir atau gelas, mengulek bahan dan menuangkan air yang mendidih.

Nah, itulah ulasan mengenai perbedaan dari kopi luwak dengan kopi biasa dan tips dalam ngopi untuk Anda penderita maag. Semoga dengan adanya informasi ini dapat membantu Anda. Semoga Bermanfaat.
Previous
Next Post »

Syarat memberi komentar :
1. Dilarang SPAM
2. Komentar harus sopan
3. Dilarang menaruh link hidup dan iklan dalam komentar ConversionConversion EmoticonEmoticon

Thanks for your comment